Oleh Admin Sterilyn•13 Jun 2023•545 views
Di tengah pandemi Covid-19, mencuci tangan jadi aktivitas yang tak terhindarkan sebagai bagian dari protokol kesehatan. WHO menyarankan, mencuci tangan sebaiknya menggunakan air mengalir dan sabun. Namun, tahukah kamu, bila kita sebaiknya tidak mencuci tangan jika wastafelnya terletak dekat pengering tangan otomatis?
Riset University of Leeds menunjukkan, pengering udara otomatis rupanya mampu menyebarkan mikroorganisme lewat partikel aerosol. Tim peneliti mengujinya dengan mengeringkan tangan yang sebelumnya telah dibubuhi bakteri. Ceritanya, tangan itu adalah tangan kita yang tak dicuci dengan bersih di wastafel. Mereka kemudian mengumpulkan sampel udara dalam radius 2 meter dari mesin pengering bertenaga kuat itu.
Hasilnya, di dalam sampel udara yang dikumpulkan, peneliti menemukan keberadaan bakteri-bakteri yang tadinya dibubuhkan di tangan. Bahkan, 50 persen bakteri-bakteri itu masih melayang di sekitar mesin pengering 5-15 setelah aktivitas mengeringkan tangan usai.
"Ketika Anda mengeringkan tangan dengan mesin pengering, Anda boleh jadi telah menyebarkan kuman tanpa diketahui," kata Profesor Wilcox, guru besar School of Medicine University of Leeds yang mengepalai tim penelitian ini.
Oleh karena itu, ada baiknya, hindari menggunakan wastafel yang di sisinya terdapat mesin pengering otomatis. Karena bisa jadi, udara di sekitar sana dipenuhi oleh kuman dari tangan orang lain yang diterbangkan oleh mesin pengering itu. Sebaiknya, kamu memilih wastafel yang dilengkapi dengan tisu kering. Lebih baik lagi, sedia tisu kering pribadi.
Kamu juga bisa mencuci tangan dengan hand-sanitizer yang terbukti efektif membunuh mikroorganisme dengan cepat, seperti hand-sanitizer Eco Sterilyn. Cara ini lebih praktis, simpel, dan aman, bukan?
Eco Sterilyn menggunakan bahan dasar Hypochlorous acid (HOCl), bukan alkohol. Bahan ini ternyata terbukti ampuh membunuh virus SARS-CoV-2 dan mikroorganisme apa pun dalam waktu yang singkat. Selain itu, karena tidak mengandung alkohol, Eco Sterilyn juga tak akan membuat kulit tanganmu kering atau iritiasi.
Referensi:
Journal of Hospital Infection. Diakses pada 2021. Microbiological comparison of hand-drying methods: the potential for contamination of the environment, user, and bystander