By Admin Sterilyn•Aug 26, 2026•107 views
Halo sobat Eco Sterilyn , tau engga sih kalian, ternyata ada jenis jenis luka diabetes yang perlu kita ketahui dan waspadai. Setidaknya jenis luka diabetes dibedakan berdasarkan jenis tampilannya dan letak lukanya.
Berdasarkan tampilan lukanya, luka diabetes ini dibedakan menjadi 3 jenis;
1. Gangren basah;
Gangren basah atau mungkin lebih dikenal di tengah masyarakat sebagai luka diabetes basah terjadi karena serangan bakteri pada jaringan tubuh yang mengalami luka tersebut. Akibatnya, area tubuh yang terluka pun jadi membengkak, mengeluarkan bau tak sedap, terlihat basah, bahkan hingga mengeluarkan nanah. Jika penderita diabetes mengalami kondisi ini, maka secepatnya harus diobati.
Pasalnya, kondisi ini akan mudah dan cepat menyebar ke area tubuh lainnya, di sekitar area tubuh yang terluka sebelumnya. Bahkan, tak jarang penderita diabetes yang mengalami kondisi luka seperti ini, berakhir dengan amputasi pada bagian tubuhnya, biasanya terjadi pada kaki.
Ihh pasti sangat mengerikan bukan?
2. Gangren kering;
Selanjutnya, ada gangren kering yang juga umum terjadi pada luka diabetes di kaki. Dibandingkan dengan gangren basah, gangren kering ini berkembang lebih lambat. Ciri-ciri utama dari gangren kering ini adalah berubahnya warna permukaan kulit yang terluka, biasanya berwarna hitam, cokelat, hingga biru keunguan.
Selain itu, Anda juga bisa mengenalinya dari mengeriputnya area kulit yang terluka, serta terasa dingin dan lunak saat disentuh. Walau perkembangannya lebih lamban dibandingkan dengan gangren basah, Anda tetap patut mewaspadainya karena gangren kering ini bisa bertransformasi jadi gangren basah yaa.
3. Gas gangren;
Gangren gas biasanya mempengaruhi jaringan otot dalam. Jika penyandang diabetes memiliki gangren gas, permukaan kulit mereka mungkin terlihat normal pada awalnya.
Saat kondisinya memburuk, kulit penyandang diabetes mungkin menjadi pucat dan kemudian berubah menjadi abu-abu atau merah keunguan. Kulit mungkin terlihat berbuih dan mengeluarkan suara berderak saat kita menekannya karena gas di dalam jaringan.
Gangren gas paling sering disebabkan oleh infeksi bakteri yang disebut Clostridium perfringens. Dimana bakteri akan berkumpul di luka atau luka bedah yang tidak memiliki suplai darah. Infeksi bakteri menghasilkan racun yang melepaskan gas dan menyebabkan kematian jaringan. Seperti gangren basah, gangren gas adalah kondisi yang mengancam jiwa.
Berdasarkan letak gangrennya, luka diabetes dibedakan menjadi 2 jenis;
1. Gangren Fournier
Gangren ini merupakan salah satu komplikasi serius dari diabetes yang jarang terjadi, menyerang daerah genital atau kelamin, dan kebanyakan penderitanya adalah pria. Kondisi ini terjadi karena infeksi kemaluan atau saluran kemih, diitandai dengan gejala demam, bengkak dan nyeri pada kemaluan, serta bau tidak sedap.
2. Gangren Meleney
Gangren Meleney merupakan kondisi jarang yang menyerang luka bekas operasi. Kondisi ini adalah jenis yang tergolong langka dan termasuk komplikasi operasi. Gangrene Meleney ditandai dengan demam, rasa nyeri bekas operasi yang tak kunjung hilang selama 1–2 minggu pascaoperasi. Pada pasien diabetes, angka kematian dengan gangren ini mencapai 90%.
Nah, itu dia jenis-jenis luka diabetes yang paling sering dialami oleh para penderitanya. Oleh karena itu, bagi kamu penderita diabetes kamu perlu waspada jika terdapat luka di sekitar kaki yang tiba-tiba muncul. Gunakan selalu Eco Sterilyn Antiseptik dengan formula hypochlorous acid (HOCl) yang dapat membantu membunuh bakteri, virus dan kuman pada luka sehingga dapat mempercepat penyembuhan pada luka diabetes.